Memimpin dari Bilik: Nyai, Kepemimpinan Spiritual, dan Transformasi Manajemen

Aris Dwi Nugroho, Memimpin dari Bilik: Nyai, Kepemimpinan Spiritual, dan Transformasi Manajemen (Jambi: Sutha Press, 2026).

Selama berabad-abad, narasi besar tentang pesantren sering kali menempatkan sosok kyai sebagai poros tunggal otoritas. Di balik bayang-bayang dominasi tersebut, sosok perempuan pesantren—atau yang akrab disapa nyai—sering kali terjebak dalam mitos kanca wingking. Hegemoni patriarki dalam institusi keagamaan sering kali menempatkan perempuan dalam posisi yang terpinggirkan akibat penafsiran teks yang bias gender. Mereka dianggap hanya sebagai pendamping domestik, penjaga dapur, dan pendidik anak-anak kyai, tanpa memiliki peran strategis dalam tata kelola manajerial organisasi.

Namun, realitas di lapangan mulai menggugat kemapanan teks tersebut. Para nyai mulai melangkah keluar dari batas-batas tradisional. Mereka bukan lagi sekadar figur simbolis, melainkan motor penggerak organisasi yang memadukan kelembutan asuhan dengan ketegasan manajerial.

Buku ini hadir untuk membedah anomali tersebut melalui lensa kepemimpinan spiritual, sebuah model yang mengintegrasikan nilai-nilai transendental seperti kejujuran, kasih sayang, dan pengabdian kepada Sang Pencipta sebagai fondasi dalam menggerakkan roda organisasi. Kepemimpinan nyai bukanlah sekadar imitasi dari gaya kepemimpinan laki-laki, melainkan sebuah manifestasi dari “kekuatan dalam kelembutan” (ways women lead) yang cenderung lebih inklusif dan kolaboratif. Buku ini berupaya “mendudukkan” kembali posisi nyai dalam singgasana kepemimpinan yang setara. Sebuah ajakan untuk melihat keberlanjutan pesantren di masa depan yang bergantung pada bagaimana kita memaknai dan memberi ruang bagi kepemimpinan perempuan.

Aris Dwi Nugroho adalah dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *