Tasawuf di Nusantara

Ariyandi Batu Bara (ed.), Tasawuf di Nusantara (Jambi: Sutha Press, 2026)


Buku Tasawuf di Nusantara mengungkapkan bagaimana dimensi spiritual Islam tumbuh, berakar, dan mewarnai kebudayaan Asia Tenggara. Lebih dari sekadar disiplin penyucian jiwa (tazkiyah) dan pencarian kedekatan Ilahi, tasawuf di Nusantara merupakan bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan sosial, tradisi, dan politik masyarakatnya.

Sejak Abad Ke-13, bersamaan dengan hadirnya Islam melalui jalur perdagangan dan syiar para mubaligh dari Timur Tengah, India, serta Persia, ajaran tasawuf datang membawa pemahaman spiritual yang mendalam. Berjumpa dengan keanekaragaman lokal, para tokoh sufi secara bijak mengadopsi pendekatan yang inklusif dan toleran. Mereka menerjemahkan nilai-nilai esoteris Islam melalui media seni, sastra, dan musik, sehingga melahirkan corak sufisme yang khas—berbeda dari tradisi Arab maupun Persia, namun tetap menjaga kemurnian prinsip utamanya.

Buku ini menelusuri jejak pergumulan harmonis antara agama dan budaya. Dari ruang sunyi masjid hingga panggung ekspresi budaya, Tasawuf di Nusantara memperlihatkan bagaimana spiritualitas Islam mampu beradaptasi, meresap halus ke dalam kearifan lokal, dan membentuk identitas peradaban Nusantara yang teduh serta penuh kedamaian.


Ariyandi Batu Bara adalah dosen Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *