
Samsu, Rusmini, dan Edy Kusnadi, Kepemimpinan Suku Anak Dalam: Perspektif Pendidikan dan Keagamaan (Jambi: Sutha Press, 2025).
Buku ini mengangkat isu masyarakat marjinal dan terasing dalam khasanah keilmuan dan tradisi akademik, di samping untuk memenuhi kelangkaan buku rujukan terkait dengan masyarakat marjinal/terasing tersebut, khususnya di Provinsi Jambi. Memotret Suku Anak Dalam (SAD), sebuah masyarakat adat di Jambi, buku ini fokus pada aspek pendidikan dan keagamaan.
Di dalam SAD, tumenggung memiliki peran kepemimpinan dalam penerimaan pendidikan bagi komunitas SAD dengan memberikan izin masuknya non-governmental organization (NGO). Tumenggung merasakan bahwa pendidikan membaca, menulis, dan berhitung sangat penting dan dibutuhkan bagi komunitas SAD dalam rangka mencerdaskan komunitas SAD secara umum.
Tumenggung juga berperan dalam kepemimpinan terhadap fenomena penerimaan keagamaan bagi komunitas SAD. Tumenggung antara lain mengizinkan dai komunitas adat terpencil (KAT) untuk masuk menanamkan nilai-nilai agama, khususnya agama Islam. Tumenggung berpandangan bahwa kehadiran dai tersebut dibutuhkan dalam rangka pembinaan keagamaan bagi komunitas SAD setelah mereka memeluk agama Islam.
Samsu adalah dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; Rusmini adalah dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; dan Edy Kusnadi adalah dosen Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Leave a Reply