
Amhar Rasyid, Peristiwa dan Makna: Refleksi Hermeneutika Peristiwa Keseharian (Jambi: Sutha Press, 2025)
Berisi kumpulan tulisan sejak Agustus 2024 hingga Juli 2025, buku ini awalnya hanyalah percikan pemikiran setiap Jumat dini hari yang ditulis dan di-posting dalam WhatsApp dan dikirimkan kepada orang terdekat untuk menyambung tali silaturrahim via media sosial. Tak dinyana, tulisan atau posting-an itu kemudian menyebar luas ke banyak orang.
Seiring peminatnya yang semakin banyak, respons bertubi-tubi dan atas banyak saran kemudian dikirimkan juga kepada beberapa guru besar di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, Aceh, Padang, Pekanbaru, Bandung, Semarang, dan lain-lain. Bahkan beberapa kalangan non-Muslim juga ikut tertarik membaca tulisan kecil tersebut. Dari dalam negeri, berkat kemajuan media sosial, akhirnya tulisan-tulisan tersebut menyebar juga hingga ke luar negeri, terutama di Malaysia, Yaman, dan Mesir.
Untuk mempermudah konstruksi ide dari tulisan-tulisan lepas pekanan ini, buku dibagi dalam tiga bagian. Bagian pertama, diberi judul “Sepanjang Rantau”, berisi kumpulan tulisan yang terkait refleksi dalam perjalanan dan kehidupan keseharian. Bagian kedua, “Berpikir Itu Eksistensi”, berisi tulisan-tulisan terkait pemikir dan pemikiran. Sedangkan bagian ketiga, “Tanah Air, Bangsa, dan Negara Kita”, merupakan tulisan-tulisan yang membahas berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Amhar Rasyid adalah dosen purnatugas Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Leave a Reply